Mengenal Sekilas Sejarah Musik Amerika Latin

Musik Amerika Latin merujuk pada musik yang berkembang di kawasan negara-negara Amerika Latin terutama di daerah Kuba. Sejarah musik Amerika Latin tidak terlepas dari karakteristiknya yaitu clave, call and response, dan bajo-tumbao-bass. Clave adalah gabungan dari pola ritmik yang dihasilkan dari dua stik, kemudian call and response adalah pertukaran antara dua suara, dengan kata lain bagian ini merupakan imporvisasi dari penyanyi dan para instrumentalis. Selanjutnya, bajo, tumbao dan bass adalah pola ritmik yang dimainkan secara berurutan dan berulang dan mengacu pada clave. Musik latin merupakan musik untuk tarian sehingga bertemakan nuansa kegembiraan. Tidak heran jika genre musik ini banyak dimainkan sewaktu pesta dan dansa.

Mengenal Sekilas Sejarah Musik Amerika Latin

Bagaimana Sejarah Musik Amerika Latin?

Peristiwa yang menandai awal perkembangan musik Amerika Latin adalah saat Spanyol datang ke daerah Amerika Latin, dan membawa pengaruh musiknya di negara-negara tersebut. Musik Spanyol banyak dipengaruhi oleh bangsa Moor yang berasal dari Afrika Utara. Pengaruh bangsa Moor inlah yang dinilai memliki kontribusi besar dalam sejarah musik Amerika Latin. Selain mengadopsi banyak instrumen dari musik Afrika dan Eropa, salah satu kontribusi besar bangsa Moor adalah pola decima yang diimplementasikan pada musik latin sehingga menghasilkan sepuluh baris dengan masing-masing delapan suku kata. Pola decima semacam ini merupakan komponen terpenting dari musik latin sebagaimana corridos, vallenato, dan bolero.

Sejarah musik Amerika Latin juga tidak lepas dari pengaruh Xavier Cugat dan Tito Puente sebagai pelopor musik latin pada tahun 1940-an. Pada saat itu, musik Amerika memang banyak terpengaruh dari ras hispanic dan latin yang datang dan menetap di Amerika. Sejak berkembang di Amerika, musik latin semakin populer di dunia internasional. Beberapa musisi latin yang terkenal adalah Carlos Santana, dan Antonio Carlos semakin menjadikan eksistensi musik latin di dunia semakin kuat. Sampai sekarang, musik ini pun masih digemari banyak kalangan, dan lagu-lagu yang sempat populer antara lain Asereje yang dinyanyikan oleh Las Ketchup, Despacito yang dinyanyikan oleh Luis Fonsi, dan Livin La Vida Loca yang dinyanyikan oleh Ricky Martin.

Tips Memilih Home Theater dengan Benar

Memilih home theater menjadi salah satu hal yang susah-susah gampang. Susah karena belum mengetahui tips memilihnya dan tentu saja sangat gampang jika spesifikasi dan perlengkapan home theater sudah diketahui secara lengkap. Jika Anda terlalu terburu-buru dalam berbelanja tentu saja beberapa spesifikasi penting tidak diperhatikan dengan baik sehingga home theater yang didapatkan tidak sesuai dengan keinginan hati. Lalu bagaimana cara memilih home theater dengan cara yang baik? berikut ini akan kami sampai beberapa hal mengenai tips memilih home theater dengan harga yang murah namun kualitas yang ditawarkan unggul dan terpercaya.

Tips Memilih Home Theater dengan Benar

  1. Menggunakan speaker subwoofer

tips memilih home theater yang pertama adalah pemilihan speaker. Speaker yang ada di home theater tentu saja bermacam-macam. Tentu saja setiap jenis speaker memiliki kegunaan yang berbeda-beda dari satu speaker ke speaker yang lainnya. Salah satu speaker yang menentukan baik tidaknya kualitas suara yang dihasilkan oleh seperangkat home theater adalah speaker subwoofer. Selain itu, dengan memilih speaker surround tentu saja respon bass yang dihasilkan akan sangat baik.

  1. Mempunyai konektivitas video

Untuk mendapatkan tontonan yang sempurna tentu saja video menjadi salah satu faktor penentunya. Tontonan dengan hasil yang berkualitas pada home theater ini memanfaatkan HDMI yang ada sehingga video yang ditayangkan lebih benih dan jernih.

  1. Mempunyai pemutar DVD

tips memilih home theater yang terakhir adalah dengan memastikan adanya DVD blue ray. Seperangkat home theater sudah pasti memiliki konektivitas terhadap DVD karena film yang diputar tentu saja bisa menggunakan DVD atau bisa juga dengan menggunakan file film yang ada di USB. Jika budget yang Anda sediakan tersisa maka tidak ada salahnya jika home theater yang Anda beli adalah yang support dengan DVD blue ray yang memiliki kemampuan menyimpan data film sampai dengan 50 GB. Ini tentu saja dua kali lipat dari kualitas DVD yang sebelumnya.

Jika beberapa tips tersebut Anda terapkan maka tentu saja produk yang akan ditemukan adalah produk dari Yamaha Musik Indonesia yang sudah sangat populer dengan kualitas yang berkualitas ditambah harganya yang sangat terjangkau.