Grand New Avanza, Terbukti Irit dan Nyaman

grand-avanza-04

Kehadiran generasi terbaru Toyota Avanza di tahun 2015 ini adalah sebuah strategi yang tepat. Dunia otomotif membutuhkan suasana baru yang lebih segar, di saat krisis ekonomi telah membuat pasar mobil dunia menjadi sedikit lesu. Grand New Avanza  menjadi jawaban bagi kebutuhan konsumen, yang tetap menginginkan image irit dan nyaman pada mobil Avanza dalam balutan penampilan baru.

Grand New Avanza mempunyai tampilan yang modis, lebih mewah dan elegan. Dari segi eksterior, bagian muka tampak semakin keren dengan desain facelift. Dan di bagian dalam atau interior, kabin juga tampak lebih mewah bagi sebuah mobil keluarga.

Harapan konsumen juga dipenuhi dengan membuat Grand New Avanza menjadi mobil yang irit BBM. Bahkan kemampuannya dalam optimalisasi kinerja mesin menjadikan tingkat efisiensi meningkat dalam hal konsumsi bahan bakar. Tak hanya irit, mobil ini juga makin bertenaga. Sebab mesin yang digunakan oleh generasi terbaru Avanza ini tergolong mesin berteknologi baru yaitu dengan sistem Dual VVT-i. Konfigurasi mesin ini diyakini mampu meningkatkan performa melalui efisiensi bahan bakar dengan lebih optimal.

Tak hanya itu, dari segi keamanan juga mobil ini tetap unggul. Fitur-fitur keamanan seperti key immobilizer, side impact beam, dual SRS airbags, dan rem ABS menjadi perangkat yang diandalkan untuk menjamin keamanan bagi penggunanya. Fitur baru yang ditambahkan diantaranya adalah three point seat belt dan kursi dengan isofix fitting yang memungkinkan pemasangan kursi bayi pada jok dengan lebih mudah.

Sedangkan untuk kenyamanan, desain kaki-kaki dan suspensi mobil lebih empuk menjadikan perjalanan akan terasa lebih nyaman. Kabin juga lebih senyap ditambah sistem audio baru dengan navigasi layar sentuh, makin menyempurnakan kenyamanan dalam berkendara.

Grand New Avanza, Andalan Baru Keluarga Indonesia

grand-avanza-02Toyota kembali menggebrak pasar dengan meluncurkan generasi terbaru low MPV andalannya, yaitu Grand New Avanza. Mobil yang telah lama menjadi idaman keluarga ini, hadir kembali dengan wajah baru serta menawarkan sederet keunggulan yang tak perlu diragukan lagi.  Apa saja keunggulan yang dibawanya?

Keunggulan pertama yang ada pada Grand New Avanza adalah dari sisi penampilan.  Dengan desain facelift, tampilan Avanza terbaru ini tampak lebih modern dan elegan. Perubahan-perubahan pada bentuk headlamp, radiator grille, lower bumper hingga pilihan velg alloy menjadikannya tampak makin mewah dan stylish. Di bagian interior juga demikian, konfigurasi tempat duduk baru berikut tingkat kesenyapan kabin yang meningkat makin menambah kenyamanan dalam berkendara.

Keunggulan kedua adalah dari segi performa. Grand New Avanza 2015 ini membawa mesin dengan teknologi New Dual VVT-i. Mesin didesain untuk mampu melakukan efisiensi tinggi dalam pemakaian bahan bakar, sehingga kinerja mesin makin optimal dan tenaga yang dihasilkan pun makin meningkat. Artinya, dengan mesin yang makin irit BBM, Grand New Avanza justru makin bertenaga.

Keunggulan ketiga yaitu dari segi keselamatan. Merupakan sebuah komitmen bagi Toyota untuk selalu memprioritaskan faktor ini dalam setiap produknya. Maka, di Grand New Avanza fitur-fitur keselamatan makin dikembangkan. Seperti dual SRS airbag, side impact beam, serta rem berteknologi ABS dan EBD. Keamanan pengguna juga dilindungi dengan fitur key immobilizer yang merupakan kunci “pintar” untuk mencegah terjadinya tindak pencurian.

Kenyamanan yang ditawarkan Grand New Avanza juga tak perlu diragukan lagi. Sebab dengan desain chasis dan kaki-kaki terbaru, menjadikan suspensi lebih empuk dan handling lebih nyaman. Tak heran bila Grand New Avanza layak menjadi andalan baru keluarga Indonesia.

Koleksi Batik Indonesia yang Berkualitas

batik5Batik adalah sebuah karya seni yang penuh makna filosofis. Telah diakui dunia sebagai hasil budaya asli Indonesia, dengan ragam corak yang unik dan penuh keindahan. Memang awalnya, batik berasal dari Jawa, karena asal usul penamaannya pun diambil dari kata “amba” dan “nitik” yang merupakan bahasa Jawa. Namun dalam perkembangannya, hampir semua suku di Indonesia memiliki motif dan corak serupa batik yang berbeda-beda di tiap daerah. Sehingga kini ada banyak sekali ragam motif batik yang ada di Indonesia.

Motif-motif batik yang beragam di tiap daerah makin menunjukkan kekayaan budaya kita. Apabila Anda berniat mengkoleksinya, mungkin dibutuhkan cukup banyak biaya. Sebab biasanya batik berkualitas juga dipatok dengan harga yang tidak murah. Maklumlah, nilai benda dari perspektif seni biasanya lebih mahal dibanding benda yang dibeli karena fungsinya, Maka, sudah barang tentu batik yang dibuat secara manual dengan tangan (atau lebih dikenal batik tulis) harganya lebih mahal bila dibandingkan dengan batik cap atau batik printing / cetak.

Selain cara pembuatannya, kain yang digunakan sebagai bahan batik juga berpengaruh pada harga. Ada bahan rayon, mori, sutra dan lain sebagainya. Untuk mengetahui perbedaannya, bisa diraba dari tekstur, kerapatan serat kain serta kelenturan bahan. Bagi orang awam, mungkin agak sulit membedakannya. Perlu pengalaman dan pengetahuan khusus bila ingin mengetahui nilai yang sebenarnya dari batik tersebut.

Aneka ragam kain batik biasanya digunakan sebagai bahan pakaian. Namun tak sedikit pula yang mengkombinasikannya dengan bahan lain hingga menjadi produk unik, seperti tas, dompet, berbagai macam perhiasan dan asesoris lainnya. Beragam produk bercorak batik asli Indonesia dapat Anda temui di web http://budidansiti.com/id/118-batik-indonesia. Dan tentunya, semua produk yang ditawarkannya memiliki keunikan dan terjamin kualitasnya.

Songket Palembang, Kain Tradisional Handicraft Indonesia

Apa yang ada dalam benak Anda jika mendengar kain songket Palembang? Ya, kebanyakan orang mungkin berpendapat unik, mewah, kainnya berwarna emas berkilauan, dan harganya lumayan tinggi. Semua pendapat itu memang merupakan ciri-ciri dari handicraft Indonesia, kain songket Palembang.
Asal usul kata songket sendiri ternyata berasal dari kata di songsong dan di teket. Di songsong karena dalam pembuatannya menggunakan alat yang dilempar di antara benang, lalu disongsong atau dijemput. Sedangkan teket (bahasa Palembang) memiliki arti sulam.
Kain songket merupakan kain tenun yang dibuat menggunakan benang emas yang berkilauan. Dahulu, kain ini hanya digunakan oleh kaum bangsawan. Menurut sejarah, kain songket awalnya muncul pada masa Kerajaan Sriwijaya di Palembang pada abad ke-7 hingga abad ke-13.

songket-palembang
Menurut cerita dari rakyat Palembang, awal mula kain songket berasal dari pedagang Cina yang membawa sutera, pedagang India dan timur tengah membawa emas, kemudian jadilah songket berlapis emas di tangan masyarakat Palembang. Jika melihat dari sejarahnya, maka tak heran jika handicraft Indonesia, kain songket ini menjamur di Palembang.
Kain songket Palembang ini memang sudah populer, baik dalam negeri maupun mancanegara. Hal ini dikarenakan ciri khas motifnya yang terkesan mewah membuat orang-orang menjadi tertarik mengoleksinya. Motif pada kain songket sangat variatif, di antaranya bungo cino, lepus berakam, nago betarung, bungo pacik, bintang berante, biji pare, dll.
Dilihat dari cara pembuatannya, kain songket ini memang rumit. Untuk menghasilkan sehelai kain songket Palembang, seorang pengrajin memerlukan waktu selama tiga bulan pengerjaan. Tergantung tingkat kesulitan motif dan bahan yang digunakan.
Untuk bahan baku kain songket, biasanya para pengrajin menggunakan benang sutera asli berwarna putih. Kemudian, benang dimasukkan ke dalam alat tenun yang disebut dayan. Alat penenun ini terbagi atas cagak dan beliro, keduanya memiliki fungsi yang berbeda untuk menarik benang. Melalui kedua bagian itu, benang dirangkai sedemikian rupa hingga menjadi satu kesatuan membentuk motif kain songket.
Menurut kebanyakan pengrajin kain songket, penggunaan dayan dalam proses pembuatan kain dapat memberi kemudahan. Namun, diperlukan konsentrasi saat membuatnya, jika terjadi salah urut lidi, maka proses pengerjaan harus diulang. Inilah sebabnya harga kain songket begitu melangit.
Bagi Anda yang ingin mengoleksi handicraft Indonesia ini, memang perlu mengeluarkan kocek yang dalam. Untuk sehelai kain songket biasanya dijual mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Selain bentuk kain, Anda juga bisa loh mengoleksi kain songket yang sudah diaplikasikan menjadi pakaian, selendang, ataupun kerudung.

Rekomendasi Handicraft Indonesia: http://budidansiti.com/en/180-handicraft-indonesia